Visit My Popular Blog

Pahami Lebih Jauh Tentang ADHD – Hiperaktif pada Anak

Pesan Sponsor
IndoSister.com - ADHD merupakan singkatan dari Attention Deficit Hyperactive Disorder. Pada dasarnya gejala yang ditunjukkan oleh penderita ADHD dan penderita autis hampir mirip. Padahal sebenarnya kedua gangguan ini berbeda.

Artikel Sebelumnya :

Definisi
Berdasarkan kepanjangan dari kata ADHD itu sendiri sebenarnya kita sudah dapat menerka apa yang sebenarnya dimaksud dengan ADHD. Jadi ADHD adalah suatu gangguan dimana terdapat kondisi inatensi (tidak perhatian) dan distraktibilitas (perhatiannya mudah teralih) dengan atau tanpa hiperaktivitas pada penderitanya.

Jadi dengan kata lain, penderita ADHD akan menunjukkan gejala kurangnya perhatian baik untuk dirinya sendiri ataupun lingkungannya dengan atau tanpa disertai dengan hiperaktivitas.

AHD

Biasanya gejala ini ditunjukkan sejak penderita masih kecil. Jadi gangguan ini banyak diderita oleh anak-anak. Gangguan ini juga lebih banyak diderita oleh laki-laki daripada perempuan dengan perbandingan 6:1.

Penyebab ADHD
Terdapat beberapa faktor yang diduga berperan sebagai penyebab dari terjadinya ADHD, yaitu:

1. Faktor genetik
2. Keadaan abnormal pada otak
3. Keadaan psikologi orang tua yang terganggu
4. Status sosial ekonomi yang tergolong rendah
5. Rendahnya pengawasan terhadap tingkah laku anak
6. Terlalu disiplin dalam mendidik anak

Gejala ADHD
Sebenarnya untuk penegakan diagnosis ADHD terbagi menjadi 3 tipe yaitu ADHD dengan gejala inatensi yang menonjol, ADHD dengan gejala hiperaktif/impulsif yang menonjol dan ADHD kombinasi. Salah satu faktor penting dalam penegakan diagnosis adalah berdasarkan gejala klinis penderita.

Maka dari itu berikut akan dijabarkan …
Beberapa gejala klinis untuk masing-masing tipe ADHD:

1. ADHD dengan gejala inatensi yang menonjol
Setidaknya harus terdapat 6 poin dari kriteria yang disebutkan di bawah ini dan             telah terjadi selama sekurang-kurangnya 6 bulan. Adapun poin-poinnya adalah:

a. Kurang bisa dan sering gagal dalam memperhatikan detail spesifik dari sesuatu dan biasanya sering membuat kesalahan baik di lingkungan sekolah kerja, atapun lingkungan lainnya.
b. Susah mempertahankan perhatian dalam melakukan suatu aktivitas

c. Sering terlihat seperti tidak memperhatikan saat orang lain sedang berbicara
d. Sering tidak bisa mengikuti instruksi yang telah diberikan dan biasanya gagal dalam menyelesaikan suatu kegiatan atau aktivitas karena sudah tidak tertarik lagi ke aktivitas itu (rentang ketertarikannya pendek)

e. Sering memiliki kesulitas dalam mengatur waktu dan aktivitas yang akan dilakukannya
f. Sering kehilangan barang baik di rumah, sekolah ataupun tempat lainnya
inatensi

g. Sangat mudah teralihkan perhatiannya ke hal lain yang seharusnya dalam keadaan normal tidak dapat menarik perhatiannya
h. Sering bersifat pelupa terhadap kegiatannya sehari-hari

2. ADHD dengan gejala hiperaktif/impulsif yang menonjol
Setidaknya harus terdapat 6 poin dari kriteria yang disebutkan di bawah ini dan             telah terjadi selama sekurang-kurangnya 6 bulan.

Adapun poin-poinnya adalah:
a. Tidak dapat duduk mantap apabila disuruh duduk mantap. Jadi penderita akan selalu menggerakan anggota tubuhnya seperti tangan, kaki, atau kepalanya. Selain itu penderita malah dapat langsung berdiri dan berjalan mondar mandir ke sekililing kursi
b. Berlarian atau memanjat kursi atau objek lainnya yang dapat dipanjat di saat tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan

c. Susah untuk menjaga ketenangan
d. Tidak nyaman dan susah untuk diam beberapa saat jadi penderita mau untuk selalu beraktivitas baik itu hanya sekedar lari atau memanjat benda sekalipun

e. Sangat cerewet
f. Memotong dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh orang lain padahal pertanyaan tersebut belum selesai ditanyakan

g. Susah untuk mengantri atau menunggu gilirannya dalam suatu permainan
h. Senang mengganggu orang lain
anak hiperaktif 
3. ADHD kombinasi
Pada ADHD kombinasi, gejala yang ditunjukkan merupakan gabungan dari 2 tipe sebelumnya yaitu inatensi dan hiperaktif.


Apabila anak, adik atau ada kerabat dekat para sahabat IndoSister.com terdapat yang menunjukkan gejala hyperactive yang telah disebutkan di atas, segeralah bawa ke dokter untuk dapat segera di tata laksana. Adapun yang dapat diberikan adalah berupa obat-obatan dan terapi perilaku, komunikasi, kemampuan berkelompok dan lain-lain.
(Lils)

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^