Visit My Popular Blog

Apa Saja Tanda MIGRAIN ? – Sakit Kepala Sebelah ?

Pesan Sponsor
IndoSister.com - Apakah Anda pernah merasakan pusing berdenyut pada salah satu sisi kepala? Dan akan semakin memberat apabila disertai aktivitas? Ya inilah yang disebut dengan migrain.

Definisi
Migrain adalah pusing yang dirasakan pada salah satu sisi kepala dengan tipe berdenyut dan biasanya akan semakin memberat apabila penderitanya tetap melakukan aktivitas. Intensitas serangan migrain biasanya berkisar dari sedang hingga berat.

Migrain dapat diderita baik oleh pria ataupun wanita, namun pada sebagian besar kasus, penderitanya adalah wanita.


Penyebab Migrain
Berdasarkan literatur, penyebab paling berperan yang dapat menyebabkan migrain adalah faktor genetik. Sekitar 70% pasien yang menderita migrain memiliki keluarga atau kerabat dekat yang juga menderita migrain.

Selain faktor genetik, terdapat pula beberapa faktor lain yang turut berperan dalam menyebabkan migrain yaitu keadaan stres, kelelahan, perubahan hormonal tubuh misalnya menstruasi pada wanita, kurang tidur, pengaruh obat-obatan tertentu seperti kontrasepsi oral, kurang olahraga, merokok serta pengaruh bau, cahaya atau perubahan iklim.

Gejala Migrain
Berikut adalah gejala yang akan dialami oleh penderita migrain:

1. Pusing dengan tipe berdenyut dan rentang intensitasnya dari sedang hingga berat dan biasanya akan semakin memberat apabila penderita bergerak ataupun melakukan suatu aktivitas.
2. Pusing hanya akan dirasakan pada salah satu sisi kepala saja yaitu sisi kanan saja ataukah sisi kiri saja. Pusing tidak akan dirasakan pada kedua sisi. Pusing juga biasanya akan terlokalisir pada area tertentu yaitu area frontoremporal dan atau okular.

Apa Saja Tanda MIGRAIN ? – Sakit Kepala Sebelah ?

3. Rasa pusing biasanya akan mulai dirasakan selama 1-2 jam lalu dapat menyebar ke sisi kepala belakang dan rasa pusing ini dapat bertahan selama 4 hingga 72 jam.
4. Penderita biasanya akan sensitif dengan cahaya dan suara karena cahaya terang dan suara keras dapat memperberat rasa pusing yang dirasakannya.
5. Gejala yang dapat menyertai migrain biasanya berupa tidak nafsu makan, mual dan muntah.

Tata Laksana / Pengobatan
Untuk menanggulangi permasalahan migraine dapat dilakukan terapi medikamentosa dan non medikamentosa.

Terapi medikamentosa ialah terapi dengan obat-obatan sedangkan non-medikamentosa adalah terapi tanpa menggunakan obat-obatan.

Untuk terapi medikamentosa, terdapat beberapa obat-obatan yang dapat digunakan untuk menghilangkan migrain yaitu:

1. Obat anti inflamasi non steroid (AINS) atau aspirin
Pada dasarnya obat-obatan yang digunakan dalam pengobatan migrain ditujukan untuk mengurangi rasa nyeri yang dialami pasien. Contoh obat yang tergolong AINS adalah ibuprofen dan parasetamol. Parasetamol menjadi pilihan karena obat ini sangat mudah dicari dan harganya yang tidak terlalu mahal.

2. Triptan
Triptan juga menjadi obat pilihan dalam mengatasi migrain. Adapun obat yang termasuk ke dalam kategori ini adalah sumatriptan, zolmitriptan, naratriptan, dan rizatriptan.
Selain terapi medikamentosa, terapi non-medikamentosa juga perlu dijalankan guna menanggulangi ataupun menghindari migrain.

Yang termasuk terapi non medikamentosa adalah:

1. Beristirahat cukup.
Kurangnya istirahat dapat memicu timbulnya migrain, oleh karena itu istirahat yang cukup diperlukan sebagai langkah terapi dan preventif.

2. Mengonsumsi makanan yang sehat
Pengonsumsian makanan yang tidak sehat dan banyak mengandung pengawet dan penyedap rasa juga dapat memicu timbulnya migarin

3. Kurangi hingga berhenti merokok
Rokok dengan segala racun yang ada didalamnya, hanya akan menambah faktor pemberat Migrain.

Demikian Gejala dan terapi Migrain yang dapat dilakukan oleh para sahabat IndoSister.com, kiranya dapat mengurangi hingga menyembuhkan sakit yang mungkin sudah lama Anda derita karena kurang begitu Anda hiraukan.
(Lils)

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^