Visit My Popular Blog

15 Hal yang Dapat Meningkatkan Resiko OSTEOPOROSIS

Pesan Sponsor
IndoSister.com - Kata osteoporosis identik dengan orang-orang yang sudah lanjut usia. Padahal sebenarnya osteoporosis dapat terjadi pada usia berapapun. Hanya saja insiden tertingginya memang pada orang yang sudah berusia lanjut.

Definisi Osteoporosis / Keropos Tulang
Berdasarkan definisinya, osteoporosis adalah suatu penyakit tulang sistemik yang ditandai dengan terdapatnya penurunan densitas massa tulang serta perburukan mikroarsitektur tulang sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah.


Yang dimaksud dengan penyakit tulang sistemik adalah keadaan tulang rapuh ini bukan hanya terjadi pada tulang tertentu di tubuh melainkan terjadi pada semua tulang yang terdapat pada tubuh.

Dari definisi sudah dapat diartikan bahwa keadaan rapuh pada tulang ini disebabkan oleh penurunan dari kepadatan massa tulang dan pemburukan dari zat penyusun atau pembentuk tulang.

15 Hal Penyebab Osteoporosis / Pengeroposan Tulang

Terdapat beberapa faktor yang diduga berperan dalam menyebabkan terjadinya osteoporosis ataupun meningkatkan resiko seseorang untuk menderita osteoporosis.
Faktor-faktor tersebut adalah:

1.  Berusia lanjut yaitu di atas 60 tahun.
2.  Berjenis kelamin perempuan dan sudah mengalami menopause. Wanita yang belum mengalami menopause sangat kecil kemungkinannya untuk mengalami osteoporosis karena hormon estrogennya masih tinggi. Namun apabila mereka telah mengalami menopause, maka resiko untuk menderita osteoporosis akan sangat meningkat.

3. Memiliki tubuh yang kurus.
4. Memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur (pada wanita).
5. Memiliki kadar estrogen yang rendah pada wanita dan testosteron yang rendah pada pria

6. Merupakan orang Asia atau ras Kaukasia.
7. Memiliki keluarga yang menderita osteoporosis
8. Sudah pernah mengalami fraktur atau patah tulang sebelumnya
9. Jarang berolahraga

10. Memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol
11. Memiliki kebiasaan mengonsumsi kopi yang banyak
12. Memiliki kebiasaan sering merokok

13. Memiliki pola makan dengan kalsium yang rendah (<700mg/hari)
14. Memiliki riwayat penyakit Reumatoid Artritis (rematik) atau penyakit hati (TBC, hepatitis, fatty liver, dll)
15. Memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus (DM), hipertensi (darah tinggi) dan hipertiroid
  
Gejala
Osteoporosis dikatakan sebagai silent disease (penyakit bisu) karena penyakit ini tidak akan menunjukkan gejala sebelum terjadinya patah tulang atau fraktur. Kecurigaan seseorang menderita osteoporosis didapatkan apabila mereka mengalami patah tulang hanya karena kecelakaan, truma/benturan atau luka yang minor/kecil.

Tulang merupakan suatu substansi padat yang berguna untuk melindungi organ dalam tubuh yang penting dari benturan luar. Maka tulang sebenarnya tidak akan mudah patah hanya karena suatu trauma minor.
15 Hal yang Dapat Meningkatkan Resiko OSTEOPOROSIS
 Gambar Tulang normal dan tulang terkena osteoporosis :

Dan apabila tulang menjadi patah karena hal tersebut maka patut dicurigai dan dilakukan tes lebih lanjut untuk memastikan apakah orang tersebut menderita osteoporosis. Nyeri juga biasanya akan dirasakan mengiringi patah tulang yang dialami orang tersebut.

# Apabila osteoporosis telah terjadi, seseorang tidak akan mengetahuinya sampai patah tulang terjadi. Maka apabila ingin terhindar dari osteoporis, maka para sahabat IndoSister.com perlu menghindari beberapa faktor yang telah disebutkan di atas.
(Lils)

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^