Visit My Popular Blog

Virus Zika : Kenali Resiko, Gejala & Pencegahannya Disini !

Pesan Sponsor
IndoSister.com - Pada pertengahan awal tahun 2016, dunia dihebohkan dengan kemunculan virus baru dari Brazil yang bernama Virus Zika. Banyak orang merasa was-was, takut, dan panik saat virus ini telah menyebar di benua Amerika. Apalagi pada saat ditemukan kasus virus Zika di Singapura, kepanikan dan ketakutan semakin menjadi-jadi di tengah masyarakat.

Tapi meskipun sudah duluan dilanda rasa panik dan takut, banyak orang yang tidak mengetahui apa itu virus Zika, bagaimana gejalanya, dan cara pencegahannya. Karena hal inilah kami disini akan memberikan informasi tentang apa itu virus Zika, resiko dan gejala yang ditimbulkan, hingga pencegahannya. Selamat membaca, semoga bermanfaat!

Virus Zika : Kenali Resiko, Gejala & Pencegahannya Disini !

Apa itu Virus Zika?
Secara definisi, virus Zika adalah suatu virus yang menyebabkan penyakit seperti demam ringan, kulit kasar, mata serasa terbakar, sendi dan otot menjadi sakit dan rasa tidak nyaman pada kepala seperti pusing. Tapi efek yang paling ditakuti dari virus Zika bukanlah rasa sakit dan tidak nyaman pada tubuh. Virus ini ditakuti karena dapat menyerang janin, yang bisa mengakibatkan bayi cacat permanen pada saat dilahirkan nanti.

Meskipun baru heboh pada pertengahan awal tahun 2016, virus Zika sebenarnya sudah ditemukan pertama kali di Uganda pada tahun 1947. Virus ini dibawa oleh nyamuk aedes, yang biasa juga membawa penyakit-penyakit mematikan lainnya seperti demam berdarah, chikungunya, hingga demam kuning. Virus ini mulai menyebar keluar benua Afrika pada tahun 2007.

Bagaimana Penyebarannya?
Virus Zika dapat menular ke orang lain melalui hubungan seksual dengan orang yang baru berpergian dari negara yang terinfeksi virus Zika. Jika yang ditularinya adalah seorang wanita yang sedang hamil, virus Zika ini akan menginfeksi janin yang ada dalam rahim. Janin yang akan menjadi bayi memiliki kemungkinan menderita cacat permanen.

Beberapa penelitian pun mengindikasikan bahwa virus ini dapat menular melalui cairan tubuh, seperti darah, sperma, urin, air liur, hingga air mata. Di Utah, Amerika, seseorang terkena virus ini secara tiba-tiba. Padahal orang tersebut tidak pergi ke travelling ke negara yang sedang dilanda Zika, dan tidak juga melakukan kontak seksual. Setelah diteliti, ternyata orang tersebut merupakan perawat salah satu pasien pengidap virus Zika pertama di Amerika.

Setelah diketahui mengidap virus Zika, darah orang tersebut di ambil untuk dijadikan sampel. Ternyata, dalam darahnya sudah ada 100.000x virus dari kadar normal orang yang terinfeksi virus Zika. Hasil lab dan penelitian kemudian menyimpulkan bahwa orang tersebut tertular dari virus Zika karena melakukan kontak langsung dengan air mata dan keringat pasien.

bahaya virus zika pada janin bayi

Apa Saja Gejalanya?
Dilihat dari gejalanya, virus Zika bisa dibilang mudah dikenali. Orang yang terkena virus Zika akan menjadi demam, kulit menjadi kasar, persendian menjadi sakit, dan mata menjadi merah-merah.

Tapi penelitian lanjutan menemukan fakta bahwa hanya 1 dari 5 orang yang mengidap virus Zika ini yang akan menunjukan gejala fisik.

Gejala virus Zika bisa muncul mulai dari 3 hingga 14 hari setelah gigitan nyamuk terjadi. Gejala ini akan bertahan selama beberapa hari hingga selama seminggu.

Wanita yang sedang mengandung atau hamil pun memiliki gejala yang sama, namun kondisi sang bayi harus segera di periksa dan diteliti. Karena virus Zika dapat merusak janin bayi, kondisi kehamilan harus selalu diawasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Bagaimana Mencegahnya?
Salah satu cara untuk mencegah terjangkitnya virus Zika adalah :

1. Jangan pergi travelling ke area atau negara yang terkena virus tersebut.

2. Jangan juga melakukan kontak dengan pasien penderita virus Zika secara langsung, jika di lingkungan Anda ternyata ada penderita virus Zika.

3. Anda juga harus rutin mengecek kondisi sekeliling rumah Anda, jangan sampai ada genangan air yang bisa berpotensi menjadi sarang nyamuk.

4. Lakukan 3M untuk mencegah nyamuk hidup bebas, yaitu menutup genangan air, menguras bak kamar mandi dan penampung air, serta mengubur barang-barang bekas.

5. Kenakan juga baju lengan tangan panjang jika memutuskan untuk pergi keluar rumah, dan siapkan krim anti nyamuk bila perlu.

Dengan melakukan hal-hal seperti ini, para sahabat IndoSister.com bukan hanya terhindar dari penyakit virus Zika saja. Anda akan terhindar penyakit penyakit yang dibawa oleh nyamuk lainnya seperti demam berdarah, demam kuning, hingga chikungunya.

Daftar Pustaka :
wikipedia.org
cdc.gov

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^