Visit My Popular Blog

6 Tips Vagina Tetap Sehat Secara Alami – Miss ‘V’ Health

Pesan Sponsor
IndoSister.com - Sebagai seorang wanita sudah sepatutnya kita menjaga daerah kewanitaan / Miss “V” agar tetap bersih dan sehat. Tetapi, berapa banyak yang sudah Anda tahu tentang cara menjaga kebersihan vagina dengan baik?

Bila Anda seperti kebanyakan wanita lain, besar kemungkinan sejak kecil Anda hanya sedikit sekali diajari dan diberikan pengetahuan khusus mengenai berbagai hal yang dapat dilakukan untuk menjaga vagina tetap sehat dan bersih secara alami.
  
Metode Umum dalam Membersihkan Miss V

Banyak wanita akhirnya memilih untuk membersihkan daerah kewanitaannya dengan menggosoknya menggunakan sabun atau juga dengan cara douching. Douching adalah salah satu metode membersihkan vagina dengan cara menyemprotkan air yang telah dicampur bahan lain ke dalam vagina menggunakan penyemprot khusus.

douching tidak baik untuk mis V

Padahal larutan douche yang dijual bebas di pasaran, kebanyakan mengandung bahan kimia dan wewangian, dan dikutip dari WebMD.com Douching justru kurang baik untuk kesehatan vagina karena dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti:

• Infeksi Vagina (Bacterial Vaginosis). Saat melakukan douching, bakteri baik dalam vagina akan ikut hilang, sehingga merusak keseimbangan flora vagina dan malah membuatnya menjadi tempat yang baik untuk pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.
• Komplikasi Kehamilan. Tingkat resiko kehamilan ektopik meningkat sebanyak 76% bila seorang wanita sering melakukan douching.

• Penyakit Radang Panggul. Wanita yang melakukan douching memiliki tingkat resiko 73% lebih tinggi untuk terkena penyakit infeksi yang menyerang uterus, tuba falopi, dan/atau ovarium ini..

• Kanker Serviks. Douching yang dilakukan setidaknya seminggu sekali juga telah dihubungkan dengan meningkatnya resiko terkena kanker serviks.


Cara Menjaga Vagina Tetap Sehat – Kadar pH Miss “V”

Apakah Anda tahu bahwa faktor terbesar dalam kesehatan vagina adalah keseimbangan pH? Vagina yang sehat memiliki pH sedikit asam, antara 3.5 dan 4.5. Saat pH vagina menjadi tidak seimbang, mikro organisme akan tumbuh bebas dan menyebabkan bau tidak sedap.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dengan menjaga pH vagina yang sehat, Anda dapat mengurangi resiko terjadinya masalah pada vagina. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

Cara Menjaga Vagina Tetap Sehat – Kadar pH Miss “V”

1. Hindari Penggunaan Sabun
Vagina sudah memiliki cairan alami yang akan menjaganya tetap sehat, sehingga sebenarnya tidak perlu lagi membersihkannya dengan menggunakan sabun tambahan. Cukup basuh vagina dengan air bersih, dan hindari sabun berbahan keras dengan tambahan pewangi, agar tidak timbul iritasi. Harus diingat pula bahwa sabun khusus kewanitaan yang banyak tersedia di pasaran hanya untuk digunakan pada bagian luar vagina saja.

2. Mengelap Vagina dengan Benar
Saat selesai buang air besar atau kecil, pastikan vagina tetap kering dengan mengelapnya secara perlahan menggunakan tisu dari arah depan ke belakang, untuk menghindari kontaminasi bakteri dan mengurangi resiko terjadinya infeksi.

3. Jangan Gunakan Pewangi Pada Pakaian Dalam
Pewangi pakaian, deodorant, spray setrika berpewangi – semua ini dapat menyebabkan iritasi. Bila Anda memiliki masalah bau pada vagina, menutupinya dengan wewangian tidak akan menyelesaikan masalah sebenarnya (pH yang tidak seimbang) – dan wewangian yang tidak alami justru akan membuat orang menyangka bahwa Anda memiliki masalah di bawah sana, meskipun sebenarnya tidak.

4. Gunakan Celana Dalam Katun
Vagina harus tetap dijaga agar tetap bersih dan kering. Beberapa bahan celana dalam sintetis dapat meningkatkan panas tubuh dan membuat lembab, sehingga dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan infeksi. Gunakanlah celana dalam berbahan katun dan ganti minimal 24 jam sekali.

5. Ganti Pembalut dan Tampon Secara Rutin
Saat masa menstruasi, pembalut atau tampon perlu diganti setiap beberapa jam sekali untuk menjaga agar vagina tidak terlalu lembab dan mencegah terjadinya penumpukan bakteri. Darah menstruasi juga memiliki pH yang lebih tinggi daripada pH vagina, sehingga jarang mengganti pembalut akan mengganggu keseimbangan pH vagina, dan meningkatkan resiko terkena Toxic Shock Syndrome.

6. Jaga Pola Makan Sehat
Asupan makanan yang seimbang dan bergizi serta banyak minum air putih ternyata sangat berpengaruh pada kesehatan vagina dan sistem reproduksi secara umum. Beberapa makanan dapat mengganggu keseimbangan pH vagina dan dapat menyebabkan bau tidak sedap pada daerah kewanitaan Anda.

- Sayangilah vagina Anda dengan merawat serta menjaga kebersihan dan kesehatannya dengan benar.


- Pada intinya, para sahabat IndoSister.com dituntut untuk menjaga kebersihan tubuh secara menyeluruh, dan jaga pola makan dengan mengkonsumsi makanan sehat serta pastikan tubuh mendapatkan cairan yang cukup agar daerah kewanitaan Anda selalu bersih dan sehat.
(Wandria)

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^