Visit My Popular Blog

Serba Serbi Stroke - Perbedaan Stroke Iskemik dan Hemoragik

Pesan Sponsor
IndoSister.com - Stroke merupakan salah satu penyakit yang angka kejadiannya kian meningkat dari tahun ke tahun. Angka kejadian dari penyakit ini meningkat seiring pertambahan usia. Peningkatan ini dinilai baik dari sisi jumlah kejadian, kecacatan maupun kematian. Penyakit ini lebih banyak diderita oleh laki laki dibandingkan perempuan.

Definisi Stroke
Stroke didefinisikan sebagai suatu kumpulan gejala yang memiliki karakteristik gejala neurologis (saraf) baik lokal (setempat) maupun global (menyeluruh) yang berkembang secara cepat, dengan disertai gangguan fungsi serebral (otak) dan gejalanya berlangsung lebih dari 24 jam atau menimbulkan kematian tanpa disertai penyebab selain berasal dari pembuluh darah.

Berdasarkan definisi tersebut maka dapat diartikan bahwa suatu penyakit baru dapat dikatakan stroke apabila terjadi dengan gejala kelainan saraf yang dimana biasanya berupa kelumpuhan yang dapat bersifat setempat atau terjadi menyeluruh pada wajah dan tubuh, yang terjadi secara cepat dan tiba-tiba dan disertai kelainan fungsi otak baik dari sisi sensorik ataupun motorik.

Hal ini terjadi dalam waktu lebih dari 24 jam dan penyebabnya semata mata berasal dari permasalahan di pembuluh darah. Apabila kejadian ini kurang dari 24 jam maka hal ini bukan dikategorikan sebagai stroke, ataupun penyebabnya bukan berasal dari permasalahan di pembuluh darah, maka hal ini juga bukan tergolong stroke.

Faktor Resiko
Terdapat beberapa faktor resiko yang dapat memicu timbulnya stroke yaitu faktor genetik, adanya riwayat penyakit kardiovaskuler, adanya riwayat penyakit tekanan darah tinggi, merokok, memiliki riwayat kolestrol tinggi serta obesitas.

Stroke Iskemik dan Penyebabnya

Tipe / Jenis Stroke
Stroke dapat dibedakan menjadi 2 tipe yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik.
- Sekitar 87% kejadian stroke di masyarakat merupakan stroke iskemik. Dan pada dasarnya, stroke iskemik tidak lebih berbahaya daripada stroke hemoragik

1. Stroke Iskemik dan Penyebabnya
Otak membutuhkan suplai darah dalam jumlah besar. Dan apabila suplai darah ini terganggu maka kinerja dari otak dan berbagai organ lainnya juga akan terganggu.

Stroke iskemik terjadi karena suplai darah ke otak tidak terpenuhi akibat adanya penyumbatan pembuluh darah otak. Penyumbatan ini dapat terjadi karena 2 hal. Yang pertama berasal dari terlepasnya timbunan lemak di pembuluh darah bagian tubuh lain yang disebut sebagai plak.

Kemudian pada suatu ketika plak dari timbunan lemak itu melewati pembuluh darah otak yang ukurannya jauh lebih kecil daripada pembuluh darah lain sehingga plak tersebut tersangkut dan menyebabkan aliran darah ke otak  terganggu.

Dan penyebab kedua yaitu berasal dari adanya lemak yang berada di sekitar pembuluh darah otak. Hingga tiba saatnya dimana timbunan lemak itu kian membanyak dan pada akhirnya akan memblok aliran darah ke otak. Alhasil, suplai darah ke otak akan tersumbat dan menyebabkan kematian sel otak.

Jadi untuk 2 tipe penyebab stroke iskemik ini didasari oleh tersumbatnya aliran darah ke otak oleh karena timbunan lemak baik itu berupa plak ataukah pemblokan pembuluh darah otak. Faktor resiko tersering untuk tipe stroke iskemik ini adalah adanya riwayat penyakit tekanan darah tinggi.

  
2. Stroke Hemoragik dan Penyebabnya
Stroke hemoragik angka kejadiannya lebih sedikit dibandingkan dengan stroke iskemik. Namun tipe stroke ini jauh lebih berbahaya dan berkontribusi lebih banyak dalam menyebabkan kematian.

Penyebab dari stroke hemoragik juga ada 2 yaitu dapat terjadi karena rupturnya aneurisma ataupun pembuluh darah otak yang melemah kemudian pecah. Aneurisma merupakan suatu kelainan pembuluh darah otak dimana pembuluh darah menipis sehingga kemudian akan membentuk struktur seperti balon.
  
Rupturnya aneurisma ataupun pecahnya pembuluh darah otak yang lemah ini akan menyebabkan darah tersemprotkan ke otak sehingga menyebabkan pembengkakan dan peningkatan tekanan yang berujung ke kerusakan sel dan jaringan pada otak.

Proses perdarahan ini akan menyebabkan sel otak yang terkena darah tersebut tidak dapat berkerja sebagaimana harusnya dan kemudian akan mengalami kematian sel. Kematian sel otak inilah yang selanjutnya akan menimbulkan gejala baik berupa kelumpuhan, gangguan bicara, ataupun berbagai gangguan lainnya.

Penyebab paling sering dari terjadinya stroke hemoragik adalah adanya riwayat tekanan darah tinggi dan atau terjadinya proses penuaan pada pembuluh darah.

Stroke Hemoragik dan Penyebabnya

emikianlah pembahasan seputar perbedaan dari stroke iskemik dan stroke hemoragik. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan sahabat Indosister.com untuk lebih menjaga kesehatan, menjaga pola hidup dan makanan, olahraga teratur serta istirahat yang cukup agar menjauhkan resiko terserang Stroke sejak dini.
(Lils)

Daftar Pustaka :
- Buku Kapita Selekta Kedokteran
- Stroke.org

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^