Visit My Popular Blog

Apa dan Mengapa Terjadi Radang Tenggorokan - Faringitis

Pesan Sponsor
IndoSister.com - Radang tenggorokan dikenal juga sebagai faringitis. Faringitis dapat diartikan sebagai terjadinya suatu proses inflamasi atau iritasi pada faring atau tonsil. Faringitis merupakan penyakit yang lebih sering diderita oleh anak anak dan remaja.

Biarpun bukan penyakit bahaya, namun radang tenggorokan benar benar dapat membuat hari hari kita menjadi tidak nyaman akibat rasa panas dalam yang ditimbulkannya.

Agar semakin menambah wawasan kita tentang apa dan mengapa sampai terjadi radang tenggorokan … silakan baca ulasan di bawah ini.

Penyebab Radang Tenggorokan
Terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya faringitis di antaranya adalah infeksi virus, infeksi bakteri, alergi, trauma, ataupun penyebab lainnya seperti refluks gastrointestinal (cairan atau bahan olahan dari lambung yang kembali naik ke saluran pencernaan atas).

anak kecil rentan terserang radang tenggorokan

Penyebab paling sering dari faringitis adalah infeksi virus. Dan penyebab paling sering kedua adalah infeksi bakteri. Bakteri yang paling sering menyebabkan faringitis adalah bakteri Streptokokus Beta Hemolitikus Grup A.

Mekanisme Terjadinya Faringitis
Seperti apa yang telah disebutkan di atas bahwa faktor penyebab faringitis tersering adalah infeksi virus dan infeksi bakteri. Pada awalnya virus atau bakteri ini akan menyerang dinding faring dan menyebabkan terjadinya reaksi inflamasi.

Reaksi inflamasi adalah suatu reaksi pertahanan yang dilakukan oleh tubuh kita apabila terdapat serangan dari patogen seperti virus atau bakteri. Selanjutnya pada infeksi bakteri, bakteri Streptokokus Beta Hemolitikus Grup A akan melepaskan suatu zat semacam racun yang kemudian dapat menyebabkan kerusakan jaringan hebat berupa demam rematik, glomerulonefritis akut serta kerusakan katup jantung.

Apa dan Mengapa Terjadi Radang Tenggorokan - Faringitis

Pembagian Faringitis
Faringitis dibedakan menjadi 2 tipe berdasarkan penyebabnya yaitu faringitis viral dan faringitis bakterial.

A. Faringitis Viral
Virus yang paling sering menyebabkan terjadinya faringitis adalah virus Epstein-Barr, virus Coxsakie, adenovirus, rhinovirus, retrovirus, respiratory syncytial virus (RSV), virus influenza dan virus parainfluenza.

Gejala yang akan timbul pada faringitis viral berupa nyeri tenggorokan, mata merah, pilek, batuk, suara serak dan disertai demam yang tidak terlalu tinggi. Namun pada anak anak dapat pula timbul gejala yang tidak khas seperti muntah, nyeri perut serta diare.

B. Faringitis Bakterial
Faringitis bakterial paling sering disebabkan oleh bakteri Streptokokus Beta Hemolitikus Grup A. Faringitis bakterial ini jarang terjadi pada anak berusia di bawah 3 tahun.

Pada dasarnya tidak mudah untuk membedakan antara faringitis viral dan faringitis bakterial karena dari gejala klinisnya juga tidak terlalu berbeda. Tapi pada faringitis bakterial jarang timbul pilek, batuk, ataupun mata merah. Penderita faringitis bakterial biasanya menunjukkan gejala nyeri tenggorokan, nyeri menelan dan demam. Pada beberapa penderita dapat disertai sakit kepala hebat, mual, muntah dan nyeri perut.

Pengobatan
Dalam hal sahabat IndoSister.com terserang radang tenggorokan atau faringitis, agar tidak mengganggu aktivitas dan kenyamanan sehari hari … sebaiknya segera diperiksakan ke dokter dimana umumnya akan diberikan antibiotik sebagai penangkal bakteri atau virus pencetus radang tenggorokan tersebut, Vitamin C untuk daya tahan tubuh, serta obat lainnya yang direkomendasikan oleh dokter berdasarkan analisa masing masing.

Daftar Pustaka :
Buku Kapita Selekta Kedokteran

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^