Visit My Popular Blog

Tips agar Anak Tumbuh Lebih Tinggi Dari Orangtua, Ini Prosesnya !

Pesan Sponsor
IndoSister.com - Kenapa Ada Anak yang Lebih Tinggi atau Lebih Pendek Dari Orang tuanya ? Lupakan faktor Keturunan !!

Memiliki tubuh yang tinggi merupakan dambaan setiap orang. Dengan tubuh yang tinggi akan menimbulkan kesan feminin dan maskulin. Selain itu menurut sebuah situs fitness terkenal … orang-orang yang memiliki tubuh tinggi akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Benarkah ?

Lantas bagaimana proses pertumbuhan hingga menghasilkan tubuh tinggi atau tubuh pendek?

- Berawal dari ketika janin masih berada di kandungan dengan rentang usia antara 4 sampai 7 bulan. Pada fase tersebut janin membutuhkan banyak asupan nutrisi dari sang ibu. Nutrisi tersebut digunakan untuk “generate” sel-sel tubuh sijanin, agar terus tumbuh dan berkembang.

Untuk itulah sang ibu diwajibkan semaksimal mungkin makan dan minum yang mengandung gizi yang baik untuk pertumbuhan si janin, khususnya makanan yang mengandung Vitamin D dan Kalsium.

Tips agar Anak Tumbuh Lebih Tinggi Dari Orangtua, Ini Prosesnya !

- Menurut Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah Ridwan, Ms. Selaku guru besar salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung menyebutkan bahwa Vitamin D dan kalsium sangat diperlukan bagi pertumbuhan sel-sel sijanin.

Ketika kandungan memasuki usia  4 sampai 7 bulan, proses pertumbuhan sel-sel sijanin sedang memasuki fase aktif. Sehingga untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhan tersebut, sang ibu harus banyak makan dan minum asupan yang mengandung vitamin D dan Kalsium.

Lantas apakah setelah anak lahir, masih diperlukan ibu untuk mengkonsumsi Vitamin D ?

Sangat perlu, karena ketika bayi baru lahir dari rentang usia 0–1 tahun, Bayi masih mendapatkan asupan nutrisi dari sang ibu yaitu melalui ASI. Cairan ASI diproduksi dari zat-zat nutrisi yang dikonsumsi oleh sang ibu. Jadi ketika sang ibu banyak mengkonsumsi Vitamin D dan Kalsium. Maka nutrisi tersebut juga akan dikonsumsi oleh sang buah hati melalui cairan ASI.
- Berilah buah hati kita ASI Eksklusif agar anak anda memiliki tubuh yang tinggi


Lantas Bagaimana jika ada anak yang lebih pendek dari orang tuanya ?
Apakah itu Tanda-tanda Sakit ?

- Menurut Dr Martine Alles seorang pakar gizi menyebutkan …
ada beberapa hal yang mempengaruhi seorang anak bisa lebih pendek dari orang tuanya, hal ini bukanlah karena pengaruh keturunan atau genetis, tapi ada sebab sebab lain.

Disamping pertumbuhan dipengaruhi oleh asupan nutrisi dan olahraga, juga dipengaruhi oleh faktor hormonal yang diantaranya seperti kelebihan hormone kortikosteroid, kekurangan hormone tiroid / hormone pertumbuhan, dan kelainan kromosom.

- Kemudian Dr Martine Alles juga menyarankan …
kepada para ibu yang sedang mengandung buah hatinya agar selalu rajin mengecek kondisi janinnya. Hal ini terkait bahwa pertumbuhan juga dipengaruhi oleh keadaan perkembangan janin yang terganggu.

Perkembangan janin yang terganggu ini penyebabnya macam-macam, biasanya terjadi karena infeksi selama kehamilan atau kecacatan bawaan. Biasanya ketika terjadi gangguan perkembangan janin, kondisi janin memiliki proporsi tubuh yang kecil, penyebabnya adalah karena insufisiensi uteroplasenta.

Hal tersebut apabila tidak segera ditangani maka akan menyebabkan kematian pada janin. Juga dapat menimbulkan infeksi rahim. Tetapi ada kondisi dimana janin selamat, tetapi kondisi pertumbuhannya tidak optimal, hal ini biasanya disebut cacat janin, atau bayi yang lahir tidak normal.

Jadi apabila ada anak yang lebih pendek dari orang tuanya. Hal ini bukan karena sakit. Tetapi bisa karena gangguan pada saat kelahirannya, asupan nutrisi yang tidak seimbang, gizi buruk, atau bisa juga kelainan hormon.

KESIMPULAN

Jadi berdasarkan semua penjelasan diatas,
pertumbuhan anak dipengaruhi oleh keturunan adalah anggapan yang kurang benar. Banyak kita jumpai para orang tua yang berbadan pendek pun juga ada yang memiliki anak berbadan tinggi dan tegap. Harusnya bukan masalah keturunan, tetapi terutama sekali masalah asupan nutrisi dan olahraga.

Silakan Share … Semoga pengetahuan ini bermanfaat bagi para sahabat IndoSister.com lainnya.

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^