Visit My Popular Blog

Bapak & Mama Lurus - Kenapa Anak Berambut Keriting ?

Pesan Sponsor
Mungkin sahabat IndoSister.com kadang melihat bahwa ada seorang ibu yang jenis rambutnya berbeda dengan anaknya. Si ibu berambut ikal / keriting, sedangkan anaknya berambut lurus. Bisa juga ada sebuah keluarga di mana sang ayah berambut lurus, si ibu berambut lurus, anak pertama berambut lurus, namun anak kedua malah berambut keriting.

Apakah sobat mengalami hal seperti ini?
Jika ya, lebih baik jangan berpikiran yang negatif terlebih dahulu. Kita perlu cari tahu dulu dengan pikiran positif, “Kenapa itu bisa kejadian?”.

Sebenarnya penampilan fisik yang tampak pada diri kita, seperti warna mata, hidung, tinggi badan, hingga rambut, bisa dipelajari dalam ilmu yang berhubungan dengan genetik.

Bapak & Mama Lurus - Kenapa Anak Berambut Keriting ?

Lalu apa sebenarnya genetik itu ?
Genetik merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang keturunan, gen yang diwariskan, dan perbedaan-perbedaan yang bisa ditemukan di dalam organisme hidup.

Jika dilihat dari segi manusia, individu yang terbentuk di dalamnya merupakan sebuah hasil dari gabungan antara sel telur dan sel sperma. Sedangkan setiap sel telur dan sperma masing-masing membawa gen yang berbeda-beda. Gen yang dibawa tersebut bisa dominan, namun bisa juga resesif.

Perbedaan Gen
- Gen dominan merupakan gen yang tampak pada ayah dan ibu sang bayi, biasanya diturunkan pada anaknya.
- Sedangkan gen resesif merupakan sebuah gen yang tersembunyi. Gen ini bisa muncul pada satu generasi tertentu, namun setelah itu bisa menghilang.

Oleh karena itu,
pada beberapa kasus seperti perbedaan jenis rambut antara orang tua dengan anak, atau antara anak yang satu dengan lainnya, bisa terjadi karena gen resesif yang muncul, bukan gen dominan. Sehingga rambut yang muncul pada si anak bisa berbeda dengan ibu, ayah, atau saudaranya.

Bisa dibilang bahwa gen memang berperan penting dalam menentukan jenis dan warna rambut, bahkan menentukan apakah seseorang botak atau tidak.


Sebuah Research / Penelitian 
yang dilakukan oleh University College London mengidentifikasi bahwa adanya perbedaan jenis rambut disebabkan karena DNA yang mengalir di keluarga secara turun temurun.

Dikatakan bahwa penampilan rambut merupakan faktor keturunan yang bisa dibuktikan dengan mudah pada tipe rambut di setiap benua. Misalnya saja, kita bisa melihat bahwa penduduk Korea sebagian besar memiliki rambut lurus. Sedangkan penduduk Afrika jarang memiliki rambut lurus.

Jika berbicara mengenai penyebab yang bisa mengakibatkan bentuk rambut setiap individu berbeda beda, jawabannya memang karena berbagai gen pada tubuh seseorang yang mampu mempengaruhi bentuk rambut. Menurut penelitian, gen yang bisa menyebabkan perbedaan jenis rambut seseorang bernama PRSS53.

Pengaruh Lain
Selain itu, perbedaan jenis rambut lurus dan keriting dapat disebabkan karena adanya perbedaan bentuk folikel atau kantung rambut. Biasanya folikel rambut lurus akan berbentuk bulat penuh, sehingga rambut yang muncul pun menjadi bulat dan mulus pada saat tumbuh. Sedangkan folikel rambut keriting akan berbentuk oval, sehingga rambut yang tumbuh akan bergelombang mengikuti bentuk folikel tersebut.

Apabila folikel semakin berbentuk gepeng, maka rambut akan menjadi semakin ikla atau keriting.
Bentuk folikel seseorang akan tergantung pada bentuk folikel kedua orang tua. Biasanya jika kedua orangtuanya mempunyai rambut lurus, maka besar kemungkinan si anak juga akan berambut lurus.

Sama halnya jika kedua orang tua memiliki rambut keriting, maka besar kemungkinan anak juga akan berambut keriting. Apabila salah satu orang tua saja yang berambut lurus, maka ada kemungkinan anak akan memiliki rambut keriting, namun bisa jadi hanya sekedar bergelombang saja.

Sesampai disini,

Kita harap para sahabat IndoSister.com tidak heran dan tidak bingung lagi dengan keadaan rambut yang berbeda dalam 1 keluarga :)

0 komentar


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^