Visit My Popular Blog

Inilah Harapan Realistis Terhadap Perubahan Anak

Pesan Sponsor
Teknologi berkembang cepat, semua segi kehidupan menjadi lebih baik dan serba cepat, hal ini bahkan mendorong manusia menjadi menuntut serba cepat dan serba instant dalam berbagai hal, termasuk dalam hal mendidik anak.
Mereka menginginkan perubahan sikap, perbuatan, karakter anak yang buruk agar menjadi anak yang baik dengan segera mungkin.
Sayangnya untuk masalah psikologi dan perkembangan anak, perubahan tidak bisa dicapai dalam semalam, seminggu, sebulan, bahkan untuk beberapa hal kadang memerlukan jangka lebih lama.

Kebanyakan orang tua akan memarahi anak ketika anak mengulangi perbuatan buruk.
Alih-alih memarahi bahkan sampai terjadi pemukulan, gunakan kesepakatan dan konsekuensi terhadapa pelanggaran anak.
Namun yang jelas … bisa jadi anak akan tetap melakukan perbuatan buruk tersebut, maka selalu tetapi kesepakatan dan konsekuensi terhdap pelanggaran yang sama tersebut hingga akhirnya anak akan semakin mengurangi pelanggaran yang sama bahkan berhasil total berhenti dari perbuatan buruknya.
Ini adalah bagian dari pendidikan anak yang tegas namun bukan pendidikan yang keras.

Tanpa aturan dan konsekuensi yang diberlakukan oleh orang tua, anak akan terus melakukan sikap buruk yang sama, dan ketika orang tua mendidik dengan cara yang keras, kebanyakan anak akan menjadi tidak kreatif, sebagian besar lagi menumpahkan kekesalan dengan memberontak melawan orang tua atau menumpahkan kenakalannya kepada adik dan kawannya di sekolah.

Hindari anak sering mengulangi Sikap / perbuatan buruknya dengan cara :

- Pikirkan secara realistis harapan kita terhadap perubahan anak, karena anak membutuhkan tahapan dalam merubah kebiasaan buruknya.
Perubahan ini juga sering berbeda antar anak yang satu dengan anak lainnya, tak peduli apakah ia cowok ataupun cewek.

- berikan target perubahan yang mudah terlebih dahulu, sehingga ketika mereka berhasil mencapainya maka dapat mendorong untuk mencapai progress lain yang lebih berat.

- berikan semangat bahkan reward untuk periode waktu tertentu, agar mereka bangga dengan progress perbaikan diri yang telah dicapai.
- hargai usaha anak, jangan hanya melihat hasilnya, melainkan lihat upaya yang sudah dilakukannya.  
– IndoSister.com

1 comment:

  1. wah bener juga ya, bagus nih untuk dijadikan referensi :) nice share :)

    Fakta Penting Mengenai Anak Kedua

    ReplyDelete


Thanks for Stopping by, Please Leave comment about article above ^_^