Visit My Popular Blog

Powered by Blogger.

Latest Release

IndoSister.com - Sudah Kegiatan Banyak Tapi Tidak keluar keringat, Apakah Ini Masalah ? Kenapa Sudah Capek Tetapi Belum Keringatan ? Abnormalkah ?

Para praktisi kesehatan menyebutkan bahwa berolahraga bisa menaikkan metabolisme badan kita. Sehingga dengan naiknya metabolisme itu akan meningkatkan kadar oksigen di pembuluh darah. Hal inilah yang menyebabkan ketika setelah berolahraga, kita akan merasa lebih segar.

Metabolisme berperan penting bagi kesehatan tubuh karena kaitannya dengan pengolahan zat secara kimiawi di dalam tubuh yang nantinya akan menghasilkan energy. Zat zat tersebut berasal dari asupan nutrisi yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Makanan yang kita konsumsi akan diurai menjadi partikel partikel kecil dan organ pencernaan akan mengekstrak zat zat yang terkandung dalam partikel tersebut untuk kemudian diolah dan diproses untuk menghasilkan energy.

Sudah Kegiatan banyak Tetapi Tidak Keringatan – Normalkah ?

Proses Metabolisme Lambat

tetapi ada sebagian orang yang mengalami gangguan proses metabolism, yang mengakibatkan proses metabolism menjadi lambat, dan akhirnya tubuh akan sangat rentan terhadap berbagai penyakit.
Menurut alodokter beberapa penyebab metabolisme lambat adalah sebagai berikut :

a. Makan tidak Teratur
Hal ini sangat berakibat fatal bagi lambung, makanya orang-orang yang berpenyakit maag biasanya suka menunda-nunda makan yang akibatnya lambung sering kosong, kekosongan lambung ini dapat menyebabkan tukak lambung, dan asam lambung meningkat.

b. Kurang Tidur
Proses metabolisme terjadi pada saat tubuh sedang beristirahat (tidur). Efek dari metabolism sendiri menyebabkan tubuh akan merasa lelah dan ngantuk, dan ini menandakan bahwa proses metabolisme sedang berlangsung. Ketika anda sering tidak tidur / kurang tidur, maka hal ini akan sangat mengganggu proses metabolism dalam tubuh anda.

c. Kurang gerak
Ada anjuran dari praktisi kesehatan untuk biasakan berjalan kaki 10.000 langkah setiap hari. Hal ini bertujuan agar tubuh anda selalu aktif bergerak supaya otot-otot tidak kaku. Selain itu dengan berjalan kaki akan sangat memelihara otot jantung, pembuluh darah, dan proses metabolism, kenapa ? karena saat anda berolahraga pembuluh darah akan melebar, dan oksigen dapat teraliri dengan lancer ke seluruh penjuru system dalam tubuh.

d. Makan Terlalu Sedikit
Jika anda makan terlalu sedikit, maka asupan energy yang dihasilkan juga kurang banyak apalagi jika anda punya beragam aktivitas yang membutuhkan energy cukup banyak. Selain itu dengan energy yang kurang akan sangat mengganggu aktifitas anda,

misalkan ketika otak digunakan untuk berfikir (memecahkan masalah rumit/soal-soal matematika), maka otak membutuhkan setidaknya 60% energy tubuh, ketika energy hasil dari proses metabolism yang dihasilkan tidak cukup, maka otak anda akan merasa lelah, dan anda tidak bisa berkonsentrasi.


e. Kurang zat Besi
Oksigen yang mengalir dalam pembuluh darah biasanya mengandung zat besi. Kandungan darah yang terdapat zat besi dan oksigen inilah yang sangat dibutuhkan oleh seluruh jaringan tubuh, untuk dapat bekerja secara optimal, apalagi regenerasi sel-sel darah putih yang membutuhkan asupan zat besi dan oksigen yang teratur. Ketika anda kekurangan zat besi, maka tubuh anda merasa letih, lesu, dan lelah. Hal ini biasanya disebut anemia atau kekurangan darah.

Lantas Apa Hubungan Antara Metabolisme Dengan Tubuh Yang Tidak Berkeringat Setelah Beraktifitas / Berolahraga ??

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa agar proses metabolism lancer, anda perlu berolahraga. Dengan berolahraga anda akan mendapatkan asupan oksigen yang sangat dibutuhkan untuk proses metabolism. Setelah berolahraga tubuh kita akan mengalami kelelahan, hal ini wajar, karena oksigen yang masuk ke tubuh, akan diproses dan diubah menjadi cairan.

Nah, cairan ini lah yang disebut dengan keringat. Ketika tubuh mengeluarkan keringat, itu tandanya proses metabolism sedang berjalan lancar, biasanya praktisi olahraga menyebutnya proses membakar lemak.

Apabila tubuh tidak mengeluarkan keringat setelah berolahraga, hal ini biasanya ...
disebabkan oleh dua hal, yaitu metabolism lambat, atau anda menderita gejala Anhidrosis.

Anhidrosis

Anhidrosis adalah ketidakmampuan tubuh untuk berkeringat secara normal. Hal ini disebabkan karena kemampuan kelenjar keringat untuk menghasilkan cairan keringat, sudah tidak optimal lagi. Penyebabnya bermacam macam karena penyakit, virus, gangguan hormone, sampai usia.

Gejala Anhidrosis

Apabila anda merasakan tidak berkeringat setelah berolahraga, anda perlu segera memeriksakan diri anda ke dokter, gejala-gejala apabila anda mengalami hal seperti itu (Anhidrosis) diantaranya :

• Tidak berkeringat/sedikit berkeringat setelah berolahraga
• Sering pusing
• Kram otot
• Warna kulit memerah
• Merasa kepanasan

Apabila ada sahabat IndoSister.com mulai mengalami gejala-gejala seperti diatas tadi. Maka tidak usah tunggu lagi segera memeriksakan diri ke dokter. Karena jika terlambat di tangani maka bisa saja kita akan terserang heatstroke.
IndoSister.com - Silakan praktek langsung di rumah, cara mudah mendeteksi secara dini kanker payudara agar tidak terlambat dan terhindar dari bahaya fatal.

Untuk seorang wanita, payudara merupakan aset yang sangat penting. Selain berfungsi sebagai estetika, payudara juga merupakan organ yang sangat penting karena merupakan media untuk menyusui buah hati agar menjadi generasi yang cerdas. Oleh karena itu, sangat penting untuk merawat organ yang satu ini.

Angka kejadian kanker payudara masih tinggi karena banyak wanita yang tidak tahu bagaimana cara mendeteksinya sehingga kebanyakan kanker payudara terdeteksi setelah memasuki stadium 3 atau 4. Padahal kanker ini dapat diobati apabila terdeteksi lebih dini.

Bagaimana ciri-ciri kanker payudara itu?

1. Adanya perubahan bentuk dan ukuran pada payudara.
2. Kulit di sekitar puting susu dan aerola menekuk ke arah dalam dan berkerut seperti kulit jeruk.
3. Terdapat benjolan pada payudara.
4. Ada luka di sekitar payudara yang tidak sembuh-sembuh.
5. Keluar cairan yang tidak normal, seperti nanah, darah dan cairan encer.
6. Payudara terasa nyeri.

ciri-ciri kanker payudara

2 Cara untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)

Pemeriksaan payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara ini dapat dilakukan dengan cara berdiri maupun dengan berbaring tergantung dengan posisi mana yang nyaman untuk kita melakukannya.


1. Dengan Berdiri

a. Lepas pakaian atas dan berdiri di depan cermin dengan posisi kedua tangan lurus ke bawah. Setelah itu, perhatikanlah kedua payudara dengan seksama.
b. Perhatikan bentuk dan ukuran payudara. pastikan tidak ada perubahan.

c. Angkat ke dua tangan lurus ke atas dan perhatikan tidak tampak perubahan seperti kerutan di sekitar payudara.
d. Dengan posisi berdiri sempurna dan tangan lurus di samping badan, tekan atau pijat perlahan-lahan di sekitar puting payudara kiri dengan tangan kanan dan payudara sebelah kanan dengan tangan kiri. Pastikan tidak ada cairan yang keluar selain air susu.

2. Dengan Berbaring

a. Letakkan bantal di bawah punggung atau di bawah bahu.
b. Letakkan tangan kanan di bawah kepala dan raba sambil menekan perlahan-lahan payudara kanan dengan tangan kiri. Lakukan juga untuk payudara yang satunya,letakkan tangan kiri di bawah kepala dan rabalah payudara kiri dengan tangan kanan.
c. Lakukan perabaan dengan gerakan memutar disertai dengan tekanan yang perlahan-lahan dengan menggunakan tiga ujung jari (jari telunjuk, jari tengah dan jari manis).


Gerakan pemijatan payudara ini dengan 3 cara, yaitu ke atas bawah, menuju puting dan pijatan melingkar. Pemeriksaan ini juga dapat dilakukan pada waktu mandi. Busa sabun dapat mempermudah pemijatan sehingga tidak terasa sakit saat payudara ditekan.

Waktu yang tepat untuk melakukan SADARI

1. Dilakukan setiap bulan setelah menstruasi dan payudara sedang tidak bengkak.
2. Pada usia ≥ 20 tahun, dilakukan setiap tiga bulan sekali

Silakan sahabat IndoSister.com – khususon para wanita, agar rutin melakukan deteksi secara dini ini, untuk mencegah kanker payudara agar tidak sampai terlambat sehingga dapat terhindar dari bahaya yang mematikan.

Daftar Pustaka
Romauli, dkk.2009. Kesehatan Reproduksi.
Saryono,dkk.2009. Perawatan Payudara.
Setiati, E. 2009. Waspadai 4 Kanker Ganas Pembunuh Wanita.
IndoSister.com - Apakah Anda sekarang ini sedang hamil trimester III ? Pastilah perasaan Saudara sedang bercampur campur antara senang karena sebentar lagi bertemu dengan buah hati yang sudah ditunggu tunggu dan juga khawatir menghadapi proses persalinan.

Selama proses ini, maka harus menjaga kesehatannya serta perlunya mewaspadai tanda tanda bahaya pada kehamilan trimester 3.

Tulisan ini sebagai Lanjutan dari Artikel Sebelumnya tentang Definisi Trimester pada kandungan beserta ... 

Apa saja tanda-tanda bahaya pada kehanmilan trimester III itu ?

Masa Kehamilan Trimester III

Sesuai ilmu kebidanan, Menurut Hanifa (2007) … tanda bahaya yang terjadi pada kehamilan trimester III, antara lain adalah :

1. Nyeri perut yang hebat
Nyeri perut normal terjadi apabila memasuki persalinan, sedangkan apabila sebelum persalinan tetapi sudah mengeluhkan nyeri perut yang sangat hebat, menetap dan tidak hilang setelah beristirahat maka harus Saudara waspadai. Nyeri ini terkadang diikuti dengan adanya perdarahan.

2. Sakit kepala yang hebat
Ibu hamil wajar apabila mengeluhkan sakit kepala, Namun harus diwaspadai apabila sakit kepala yang dirasakan sangat hebat, tidak hilang dengan beristirahat dan diikuti oleh pandangan mata yang kabur. Hal ini kemungkinan gejaladari pre-eklamsi.

3. Gerakan janin berkurang
Gerakan janin rata-rata terasa saat usia kehamilan 16-18 minggu pada multigravida dan 18-20 minggu pada kehamilan pertama. Tetapi beberapa ibu hamil dapat merasakan sebelum usia kehamilan itu. Normalnya janin akan bergerak sekitar 3 x dalam 1 jam dan akan lebih terasa gerakannya ketika sedang istirahat dan makan serta minum yang baik. Apabila gerakan berkurang atau hilang sama sekali maka ditakutkan terjadi IUFD atau janin mati.


4. Keluar darah dari jalan lahir
Keluarnya darah dari jalan lahir ini disebut dengan perdarahan pervaginam.  Darah yang keluar ada yang berwarna merah terang ataupun hitam. Ada juga yang dengan diikuti nyeri perut yang hebat dan ada juga yang tanpa rasa nyeri. Biasanya perdarahan ini disebabkan karena kelainan pada plasentanya. Plasenta yang menutupi jalan lahir disebut dengan plasenta previa dan plasenta yang keluar duluan sebelum waktunya baik sebagian atau seluruhnya disebut dengan solusio plasenta.

5. Keluar cairan dari jalan lahir
Cairan yang keluar sebelum persalinan ini adalah cairan ketuban. Membran ketuban ini dapat pecah karena kekuatan membrannya berkurang atau adanya tekanan intrauteri dan dapat juga karena keduanya. Apabila keadaan ini tidak segera ditangani maka akan menyebabkan infeksi yang dapat membahayakan ibu dan juga janin serta menimbulkan komplikasi lainnya.

Apabila ada dari sahabat IndoSister.com  yang mengalami salah satu tanda tersebut, maka segeralah konsultasi ke dokter kandungan atau bidan agar segera memperoleh penanganan lebih dini dan terhindar dari akibat yang lebih fatal.

Baca Juga, Artikel Sebelumnya ...

Semoga Sahabat semua mendapatkan kelancaran dan kelahiran yang sehat bagi ibu dan bayinya. Amin.

Daftar Pustaka
Hanifa 2007
IndoSister.com - Topik kita kali ini sengaja membahas “ bagaimana terciptanya orang gila”. Hem, yah begitulah bahasanya, cukup unik bukan?
Kita sengaja memilih topik tersebut dikarenakan agar kalian terhindar dari gejala gejala yang menyebabkan orang jadi gila, dan kalian juga bisa mempelajari diagnose awal tanda tanda stress yang akhirnya menyebabkan otak kehilangan “kewarasan”.

Asal Muasal dan Gejala Stress

Pada umumnya manusia memiliki sifat holistic, yang artinya kita itu sebetulnya makhluk fisik, psikologis, dan sekaligus makhluk rohani dimana aspek-aspek tersebut berkolaborasi dan saling mempengaruhi.

- Sebagai makhluk yang memiliki fisik, tentunya seiring berjalannya waktu fisik kita akan melemah, berkaitan dengan gejala stress dilihat pada kondisi sel-sel otak, secara alamiah, ketika manusia ber-usia diatas 45 tahun, kondisi sel-sel otak mulai melemah, nah hal ini bisa menyebabkan manusia kehilangan kesadaran atau linglung.

- Sebagai makhluk psikologis artinya kita sebagai manusia memiliki kepribadian. Pada dasar nya terdapat empat jenis kepribadian manusia yaitu Sanguin (popular), Koleris (Kuat), Melankolis/Perfectsionis (Sempurna), dan Plegmatis (Cinta Damai). Jenis-jenis kepribadian inilah yang mempengaruhi pola pikir dan perilaku manusia.

depresi karena kerja

Lantas apa hubungan antara kepribadian dengan Gejala Stress ?

Pola perilaku dan pola pikir manusia ditentukan oleh kepribadian yang dimilikinya. Masing-masing manusia memiliki kepribadian yang berbeda. Didalam kehidupan manusia adalah makhluk social, dimana secara berkelompok mereka akan terlibat interaksi social, nah didalam interaksi social inilah sering kali terjadi benturan antara sesama manusia, yang disebabkan oleh pola perilaku dan pola pikir masing-masing manusia karena kepribadian mereka masing-masing.

Kemudian manusia sebagai makhuk rohani, hal ini karena manusia adalah ciptaan Tuhan dan berasal dari Tuhan, oleh karena itu masing-masing manusia pasti memiliki agama atau kepercayaan. Ada teori yang menyebutkan bahwa agama adalah panutan hidup, tetapi dalam kehidupan seringkali terjadi bentrok antara agama yang kita anut dengan realita kehidupan.

Contohnya saja, ketika Tuhan memberikan cobaan kesengsaraan atau kemiskinan, ketika tuhan tidak mendengarkan doa hambanya sedangkan ia sendiri mengalami kesusahan, disini terjadi konflik antara agama sebagai jalan hidup / panutan hidup dengan realita kehidupan.

Penyebab Stress
OTAK Sebagai Pusat Memori dan Pengendali Tubuh

Sebuah Pernyataan yang kami kutip dari The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-IV) …
menyebutkan bahwa Stress terjadi karena manusia mengalami keadaan jiwa yang tertekan atau gangguan depresi. Gangguan depresi ini apabila tidak segera diatasi maka akan menyebabkan kerusakan sel sel otak, ketika terjadi kerusakan pada sel-sel otak  maka Otak akan mengalami gangguan dan kinerja otak sebagai pusat memori dan pengendali tubuh akan berkurang.

Ketika seseorang mengalami depresi, maka dia akan mengalami insomnia, gangguan psikomotorik, berkurangnya kemampuan untuk berpikir dan berkonsentrasi. Pada tingkat depresi yang lebih parah, biasanya orang tersebut akan mengalami delusi, halusinasi, dan Social/occupational dysfunction.

Apabila orang yang mengalami gangguan depresi tidak segera di sembuhkan, maka besar kemungkinan orang tersebut akan sepenuhnya kehilangan fungsi Otak dan disorientasi jiwa yang biasa disebut sebagai “orang gila”.

PROSES Terjadinya Orang Sehat Sampai Menjadi GILA

Pemicu Gangguan Stress atau Depresi

Menurut dr. Andri, SpKJ (Psikiater, Anggota The Academy of Psychosomatic Medicine, Anggota Bidang Publikasi PP PDSKJI) penyebab gangguan orang stress dan akhirnya menjadi “Orang Gila” disebabkan oleh dua factor, Faktor Umum dan Faktor Genetik.

Faktor Umum :

1. Gangguan Otak
Gangguan otak bisa disebabkan karena kecelakaan atau benturan benda tumpul, atau bisa juga karena penyakit selaput radang otak (meningitis).

2. Penyalahgunaan Narkoba
Narkoba sebenarnya dimanfaatkan oleh dunia kedokteran sebagai obat penenang (biasanya untuk obat bius ketika operasi, atau untuk penyakit yang memang membutuhkan narkoba sebagai obatnya) namun penggunaan nya tidak sembarang harus ada Dokter spesialis yang memberikan anjuran tersebut.

Namun ketika narkoba mulai dikonsumsi secara berlebih, maka efeknya sangat buruk. Pertama bisa terkena overdosis, kedua bisa merusak organ-organ tubuh terutama otak dan hati.

3. Sering diejek (Bully)
Ketika seseorang terlalu sering dijadikan obyek ejekan (bully) maka bisa menyebabkan gangguan jiwa. Hal ini disebakan karena orang tersebut tidak tahan menerima ejekan, hingga akhirnya menutup diri dari interaksi social, kehilangan motivasi, dan lebih parah bisa menyebabkan bunuh diri

4. Kegagalan
Kegagalan bisa menjadi penyebab gangguan jiwa, bisa kegagalan karena cinta, kegagalan karir/bangkrut/miskin, atau juga bisa karena kegagalan menjadi pejabat. Kegagalan ini bisa menyebabkan kekecewaan berat pada dirinya, karena tidak bisa meraih apa yang sudah diidam-idamkan, atau karena harta-benda nya sudah terkuras habis untuk modal hingga akhirnya menjadi miskin dan bangkrut.

Faktor Genetik :
Factor genetic bisa disebabkan ketika pada masa kandungan terjadi gangguan janin. Hal ini bisa disebabkan karena virus atau juga bisa karena selama mengandung, sang ibu tidak mengkonsumsi nutrisi dan vitamin yang diperlukan bagi pertumbuhan janin. Bisa jadi selama mengandung, sang ibu banyak mengkonsumsi narkoba, minuman beralkohol, atau merokok.

Solusi Meredakan Stress  dan Gangguan Depresi

Menurut Yayasan Art of Living (AOL) cara meredakan stress ada beberapa cara diantaranya :

1. Selalu Bersyukur
Stress dan depresi timbul karena kekecewaan, kekecewaan timbul karena merasa selalu kurang dengan apa yang dimiliki.

2. Berdoa dan beribadah
Menurut berdoa dan beribadah adalah cara terbaik untuk menghilangkan stress dan depresi, karena ketika kita berdoa, kita “curhat” kepada sang khalik, kita mengeluarkan isi hati, dan kegundahan kita kepada sang pencipta. Dan ketika kita beribadah maka tuhan akan meringankan beban  dan menghapus dosa-dosa kita.

Itulah Proses Terbentuknya dari Mulai Orang masih sehat – Setress / Depresi – hingga menjadi OG (Orang Gila),
Semoga para sahabat IndoSister.com dan kita semua terlindung dari beratnya cobaan dan depresi yang dapat mengganggu kejiwaan kita.

Hidup ini sekali, mari kita lihat kesemuanya dengan cara berpikir positif.
IndoSIster.com - Setelah menjalani aktivitas yang cukup berat biasanya tubuh akan mengeluarkan keringat. Keringat merupakan cairan bening yang terbentuk atas campuran air, garam, protein dan minyak. Keringat diproduksi melalui kelenjar keringat yang terletak di bawah jaringan kulit, kemudian keringat akan dibuang melalui celah pori-pori kulit.

Sehat atau Sakitkah  Kalau Keringatnya Bau? Wajar Atau Tidak dari sisi Kesehatan ?

Proses Terbentuk Keringat

Pada siklus normal keringat biasanya terbentuk setelah menjalani aktivitas yang berat, biasanya tubuh kita berkeringat setelah berolahraga.

asal muasal keringat bau, tanda sehat atau sakit ?

Kenapa berolahraga memicu produksi keringat ?

karena ketika kita berolahraga, suhu tubuh akan meningkat, perubahan suhu tubuh ini akan merangsang pusat pengaturan suhu (hipotalamus). Hipotalamus adalah bagian dari otak yang mengatur pengeluaran keringat. Setelah hipotalamus aktif akibat dirangsang oleh suhu tubuh yang meningkat (panas), kemudian rangsangan akan diteruskan ke saraf simpatetik,

saraf ini akan “menstimulasi” kelenjar keringat untuk menyerap air, garam, dan sedikit urea yang berasal dari kapiler darah untuk kemudian disalurkan menuju pembuangan (pori-pori) kulit dalam bentuk keringat.

olah raga sebagai salah 1 pemicu keringat

Faktor Pemicu Keringat
Apakah Pemicu Keringat selain Olah raga ?
                                                          
Faktor pemicu keringat adalah karena perubahan suhu tubuh yang meningkat. Suhu tubuh meningkat karena dipicu oleh factor fisik dan factor psikologis. Factor fisik biasanya disebabkan oleh berolahraga, atau karena cuaca sedang panas. Untuk factor psikologis biasanya karena stress, cemas, takut, berfikir berat, dan sebagainya.

Keringat juga kadang kadang dipicu karena penyakit, misalnya karena masuk angin. Hal ini biasanya disebut sebagai angin duduk. Anda harus mewaspadai gejala angin duduk, karena angin duduk dapat memicu penyakit jantung.
Gejala angin duduk ini terjadi ketika anda sedang tidak melakukan aktifitas berat (olahraga), namun tiba-tiba muncul keringat di permukaan kulit anda, anda harus mewaspadai hal ini, karena bisa jadi anda punya bakat penderita penyakit jantung.

Apakah Keringat bau sebagai Tanda Tubuh Tidak Sehat ?

Pertanyaan ini sering diajukan pada acara acara seminar tentang kesehatan kulit. Apakah keringat bau itu merupakan tanda-tanda bahwa tubuh sedang tidak sehat ?, untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita harus “menilik” lebih jauh mengenai fisiologi tubuh terutama mengenai “tanda pengenal biologis”.

Tubuh manusia dirancang oleh Tuhan sebagai ciptaan yang unik, kenapa unik ? karena tubuh manusia memiliki “tanda pengenal biologis”. Tanda pengenal biologis ini untuk masing masing manusia berbeda. Kita mengenal tanda pengenal biologis seperti sidik jari, pemindai retina, sampai pengendali suara.

Teknologi sekarang diciptakan berdasarkan artificial intelligence yang berbasis pada tanda pengenal biologis manusia. Jadi dengan menerapkan teknologi tersebut, gadget akan mengenali “pemiliknya” berdasarkan tanda pengenal biologis tersebut.

Lantas apa hubungan tanda pengenal biologis dengan keringat bau ?

Tanda pengenal biologis tersebut tidak hanya pada sidik jari, retina, atau suara saja tetapi juga pada keringat dan bau badan kita. Apakah anda sering melihat anjing seringkali mengendus tuannya/pemiliknya. Anjing melakukan cara tersebut (mendengus) untuk mengenali tuannya. Mereka mencium aroma keringat dan bau tubuh tuannya. Sebagai tanda untuk mengenali tuan/pemiliknya.

anjing mengenali tuannya dengan bau

Lantas apa hubungan antara Keringat dengan bau badan ?

Sebenarnya keringat itu tidak berbau, yang berbau itu justru tubuh kita. Masing-masing manusia memiliki aroma tubuh yang berbeda. Jadi ketika anda mencium keringat teman anda lalu merasakan ada bau pada keringat nya, bau keringat teman anda itu berasal dari aroma tubuh nya, bukan keringatnya.

Lantas kenapa tubuh memiliki aroma/bau ?

Kulit manusia terdiri dari jutaan sel-sel. Di jutaan sel-sel tersebut “ada” bakteri dan mikroba yang menempel pada sel-sel kulit. Bakteri tersebut sifatnya jinak, mereka berfungsi bagi kulit sebagai “pemakan sel sel mati” pada kulit.

Kemudian bakteri tersebut “membuang” hasil sisa-sisa makanan nya (sel-sel kulit mati) dan menempel pada kulit. nah bakteri yang tercampur dengan sisa-sisa makanan nya tersebut akan menghasilkan “bau” pada tubuh kita. Jadi ketika keringat yang ada di permukaan kulit tersebut tercampur dengan bakteri dan sisa-sisa sel kulit mati, maka akan menimbulkan bau.

Kesimpulan
Apakah Keringat Bau Tanda Penyakit ?

Sama sekali tidak, justru jika keringat terasa bau ... berarti, keringat tersebut telah mengeluarkan zat-zat toksin dari dalam tubuh kita. Makanya ketika para sahabat IndoSister.com habis berolahraga, maka tubuh akan merasakan rileks, dan segar, hal ini dikarenakan toksin toksin yang ada pada aliran darah kita telah dikeluarkan melalui keringat.
IndoSister.com - Kenapa Ada Anak yang Lebih Tinggi atau Lebih Pendek Dari Orang tuanya ? Lupakan faktor Keturunan !!

Memiliki tubuh yang tinggi merupakan dambaan setiap orang. Dengan tubuh yang tinggi akan menimbulkan kesan feminin dan maskulin. Selain itu menurut sebuah situs fitness terkenal … orang-orang yang memiliki tubuh tinggi akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Benarkah ?

Lantas bagaimana proses pertumbuhan hingga menghasilkan tubuh tinggi atau tubuh pendek?

- Berawal dari ketika janin masih berada di kandungan dengan rentang usia antara 4 sampai 7 bulan. Pada fase tersebut janin membutuhkan banyak asupan nutrisi dari sang ibu. Nutrisi tersebut digunakan untuk “generate” sel-sel tubuh sijanin, agar terus tumbuh dan berkembang.

Untuk itulah sang ibu diwajibkan semaksimal mungkin makan dan minum yang mengandung gizi yang baik untuk pertumbuhan si janin, khususnya makanan yang mengandung Vitamin D dan Kalsium.

Tips agar Anak Tumbuh Lebih Tinggi Dari Orangtua, Ini Prosesnya !

- Menurut Prof. Dr. Ir. H. Hardinsyah Ridwan, Ms. Selaku guru besar salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung menyebutkan bahwa Vitamin D dan kalsium sangat diperlukan bagi pertumbuhan sel-sel sijanin.

Ketika kandungan memasuki usia  4 sampai 7 bulan, proses pertumbuhan sel-sel sijanin sedang memasuki fase aktif. Sehingga untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhan tersebut, sang ibu harus banyak makan dan minum asupan yang mengandung vitamin D dan Kalsium.

Lantas apakah setelah anak lahir, masih diperlukan ibu untuk mengkonsumsi Vitamin D ?

Sangat perlu, karena ketika bayi baru lahir dari rentang usia 0–1 tahun, Bayi masih mendapatkan asupan nutrisi dari sang ibu yaitu melalui ASI. Cairan ASI diproduksi dari zat-zat nutrisi yang dikonsumsi oleh sang ibu. Jadi ketika sang ibu banyak mengkonsumsi Vitamin D dan Kalsium. Maka nutrisi tersebut juga akan dikonsumsi oleh sang buah hati melalui cairan ASI.
- Berilah buah hati kita ASI Eksklusif agar anak anda memiliki tubuh yang tinggi


Lantas Bagaimana jika ada anak yang lebih pendek dari orang tuanya ?
Apakah itu Tanda-tanda Sakit ?

- Menurut Dr Martine Alles seorang pakar gizi menyebutkan …
ada beberapa hal yang mempengaruhi seorang anak bisa lebih pendek dari orang tuanya, hal ini bukanlah karena pengaruh keturunan atau genetis, tapi ada sebab sebab lain.

Disamping pertumbuhan dipengaruhi oleh asupan nutrisi dan olahraga, juga dipengaruhi oleh faktor hormonal yang diantaranya seperti kelebihan hormone kortikosteroid, kekurangan hormone tiroid / hormone pertumbuhan, dan kelainan kromosom.

- Kemudian Dr Martine Alles juga menyarankan …
kepada para ibu yang sedang mengandung buah hatinya agar selalu rajin mengecek kondisi janinnya. Hal ini terkait bahwa pertumbuhan juga dipengaruhi oleh keadaan perkembangan janin yang terganggu.

Perkembangan janin yang terganggu ini penyebabnya macam-macam, biasanya terjadi karena infeksi selama kehamilan atau kecacatan bawaan. Biasanya ketika terjadi gangguan perkembangan janin, kondisi janin memiliki proporsi tubuh yang kecil, penyebabnya adalah karena insufisiensi uteroplasenta.

Hal tersebut apabila tidak segera ditangani maka akan menyebabkan kematian pada janin. Juga dapat menimbulkan infeksi rahim. Tetapi ada kondisi dimana janin selamat, tetapi kondisi pertumbuhannya tidak optimal, hal ini biasanya disebut cacat janin, atau bayi yang lahir tidak normal.

Jadi apabila ada anak yang lebih pendek dari orang tuanya. Hal ini bukan karena sakit. Tetapi bisa karena gangguan pada saat kelahirannya, asupan nutrisi yang tidak seimbang, gizi buruk, atau bisa juga kelainan hormon.

KESIMPULAN

Jadi berdasarkan semua penjelasan diatas,
pertumbuhan anak dipengaruhi oleh keturunan adalah anggapan yang kurang benar. Banyak kita jumpai para orang tua yang berbadan pendek pun juga ada yang memiliki anak berbadan tinggi dan tegap. Harusnya bukan masalah keturunan, tetapi terutama sekali masalah asupan nutrisi dan olahraga.

Silakan Share … Semoga pengetahuan ini bermanfaat bagi para sahabat IndoSister.com lainnya.
IndoSister.com - Istilah ilmu kesehatan memang sangat sering didengar maupun digunakan setiap hari. Apa sebenarnya ilmu kesehatan itu?

Menurut wikipedia, ilmu kesehatan merupakan sebuah kelompok disiplin ilmu terapan yang menangani kesehatan manusia maupun hewan. Dalam konteks ini tentu kita akan membahas mengenai ilmu kesehatan yang berhubungan dengan manusia.

Kenapa Ilmu Kesehatan Penting Untuk Dipelajari? Dan seberapa penting kah ilmu kesehatan untuk manusia?
- Jawabannya adalah sangat penting karena memiliki banyak manfaat.
- Tidak hanya bagi yang bergelut di dunia kesehatan, namun orang awam juga harus mempelajari ilmu yang satu ini.


Dampak Mempelajari Ilmu Kesehatan

a. Dengan mempelajari ilmu kesehatan,
perilaku seseorang juga bisa berubah. Biasanya seseorang yang memahami ilmu kesehatan akan berperilaku lebih baik dalam menjaga kesehatannya sendiri. Dapat dibilang biasanya mereka akan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat daripada orang yang tidak memahami ilmu kesehatan.

b. Mereka yang memiliki wawasan yang luas mengenai ilmu kesehatan akan mempunyai tingkat kesadaran yang lebih tinggi untuk mengubah tingkah laku menuju gaya hidup yang lebih berkualitas, mulai dari merubah tingkah laku hingga memilih menu makanan dengan lebih selektif.

Manfaat yang dapat diperoleh pada saat kita mempelajari ilmu kesehatan.

1. Peningkatan kesadaran diri
Pada saat kamu mempelajari ilmu kesehatan, maka kamu akan berkesempatan untuk menambah banyak wawasan dan pengetahuan. Namun saat mempelajari, kita tidak hanya akan sekedar mengetahui sebatas teori saja, biasanya akan ada peningkatan kesadaran diri di dalam diri kita. Misalnya saja, saat kita mengetahui apa saja manfaat olahraga secara teori, tentu akan ada keinginan dari dalam diri untuk melakukan olahraga secara rutin agar tubuh semakin sehat.

Tak hanya itu saja, ilmu kesehatan juga bisa membantu seseorang untuk mengambil sebuah tindakan preventif terhadap kesehatan di dalam diri orang tersebut. Misalnya saja apabila seseorang mengetahui kadar kolesterolnya yang cukup tinggi. Maka ia akan melakukan tindakan preventif yang tidak akan memperparah kadar kolesterolnya.


2. Termotivasi berkarier di bidang kesehatan
Selain membuat kesadaran diri semakin bertambah, mempelajari ilmu kesehatan juga akan membuat kamu menjadi seseorang yang bermanfaat di bidang kesehatan.

Mungkin tidak harus langsung jadi seseorang yang benar-benar terjun di bidang kesehatan.
Namun dengan mempelajari ilmu kesehatan, maka kamu bisa termotivasi untuk berkarier di bidang kesehatan, misalnya menjadi tenaga media seperti dokter, perawat, dan masih banyak lainnya.

Mempelajari ilmu kesehatan memang bisa membangkitkan rasa ingin tahu seseorang, bahkan minat yang lebih untuk terjun ke dunia kesehatan. Tentu saja hal ini akan baik bagi masa depan karier kamu, terutama kamu yang masih giat mencari jati diri.

3. Memiliki sikap saling membantu pada sesama
Dalam ilmu kesehatan, kita akan mempelajari sikap saling tolong menolong dengan orang lain. Mungkin kita akan berpikir, apakah seorang dokter atau perawat memang benar-benar bekerja secara sukarela untuk membantu sesama? Padahal mereka juga mendapatkan imbalan berupa gaji.

Pada dasarnya ilmu kesehatan memang memiliki hakikat saling tolong menolong dengan sesama. Kita bisa melihatnya dari kegiatan kesehatan sukarela seperti donor darah atau operasi katarak gratis. Tidak semuanya kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan berpatok dengan biaya yang mahal serta keuntungan  bagi perusahaan tertentu.


Itu tadi beberapa manfaat yang bisa diperoleh apabila para sahabat IndoSister.com mempelajari ilmu kesehatan dalam kehidupan sehari hari.

Menurut UNESCO,
ada 4 tingkatan atau tujuan yang harus dilakukan dalam seluruh proses pendidikan, terutama dalam ilmu kesehatan ini, antara lain :

belajar untuk mengetahui, belajar untuk berbuat, belajar untuk menjadi, dan belajar untuk hidup bersama. Sehingga … ilmu kesehatan memang begitu penting bagi kehidupan manusia sehari-hari.
Mungkin sahabat IndoSister.com kadang melihat bahwa ada seorang ibu yang jenis rambutnya berbeda dengan anaknya. Si ibu berambut ikal / keriting, sedangkan anaknya berambut lurus. Bisa juga ada sebuah keluarga di mana sang ayah berambut lurus, si ibu berambut lurus, anak pertama berambut lurus, namun anak kedua malah berambut keriting.

Apakah sobat mengalami hal seperti ini?
Jika ya, lebih baik jangan berpikiran yang negatif terlebih dahulu. Kita perlu cari tahu dulu dengan pikiran positif, “Kenapa itu bisa kejadian?”.

Sebenarnya penampilan fisik yang tampak pada diri kita, seperti warna mata, hidung, tinggi badan, hingga rambut, bisa dipelajari dalam ilmu yang berhubungan dengan genetik.

Bapak & Mama Lurus - Kenapa Anak Berambut Keriting ?

Lalu apa sebenarnya genetik itu ?
Genetik merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang keturunan, gen yang diwariskan, dan perbedaan-perbedaan yang bisa ditemukan di dalam organisme hidup.

Jika dilihat dari segi manusia, individu yang terbentuk di dalamnya merupakan sebuah hasil dari gabungan antara sel telur dan sel sperma. Sedangkan setiap sel telur dan sperma masing-masing membawa gen yang berbeda-beda. Gen yang dibawa tersebut bisa dominan, namun bisa juga resesif.

Perbedaan Gen
- Gen dominan merupakan gen yang tampak pada ayah dan ibu sang bayi, biasanya diturunkan pada anaknya.
- Sedangkan gen resesif merupakan sebuah gen yang tersembunyi. Gen ini bisa muncul pada satu generasi tertentu, namun setelah itu bisa menghilang.

Oleh karena itu,
pada beberapa kasus seperti perbedaan jenis rambut antara orang tua dengan anak, atau antara anak yang satu dengan lainnya, bisa terjadi karena gen resesif yang muncul, bukan gen dominan. Sehingga rambut yang muncul pada si anak bisa berbeda dengan ibu, ayah, atau saudaranya.

Bisa dibilang bahwa gen memang berperan penting dalam menentukan jenis dan warna rambut, bahkan menentukan apakah seseorang botak atau tidak.


Sebuah Research / Penelitian 
yang dilakukan oleh University College London mengidentifikasi bahwa adanya perbedaan jenis rambut disebabkan karena DNA yang mengalir di keluarga secara turun temurun.

Dikatakan bahwa penampilan rambut merupakan faktor keturunan yang bisa dibuktikan dengan mudah pada tipe rambut di setiap benua. Misalnya saja, kita bisa melihat bahwa penduduk Korea sebagian besar memiliki rambut lurus. Sedangkan penduduk Afrika jarang memiliki rambut lurus.

Jika berbicara mengenai penyebab yang bisa mengakibatkan bentuk rambut setiap individu berbeda beda, jawabannya memang karena berbagai gen pada tubuh seseorang yang mampu mempengaruhi bentuk rambut. Menurut penelitian, gen yang bisa menyebabkan perbedaan jenis rambut seseorang bernama PRSS53.

Pengaruh Lain
Selain itu, perbedaan jenis rambut lurus dan keriting dapat disebabkan karena adanya perbedaan bentuk folikel atau kantung rambut. Biasanya folikel rambut lurus akan berbentuk bulat penuh, sehingga rambut yang muncul pun menjadi bulat dan mulus pada saat tumbuh. Sedangkan folikel rambut keriting akan berbentuk oval, sehingga rambut yang tumbuh akan bergelombang mengikuti bentuk folikel tersebut.

Apabila folikel semakin berbentuk gepeng, maka rambut akan menjadi semakin ikla atau keriting.
Bentuk folikel seseorang akan tergantung pada bentuk folikel kedua orang tua. Biasanya jika kedua orangtuanya mempunyai rambut lurus, maka besar kemungkinan si anak juga akan berambut lurus.

Sama halnya jika kedua orang tua memiliki rambut keriting, maka besar kemungkinan anak juga akan berambut keriting. Apabila salah satu orang tua saja yang berambut lurus, maka ada kemungkinan anak akan memiliki rambut keriting, namun bisa jadi hanya sekedar bergelombang saja.

Sesampai disini,

Kita harap para sahabat IndoSister.com tidak heran dan tidak bingung lagi dengan keadaan rambut yang berbeda dalam 1 keluarga :)